:. A Journey To Istiqamah

November 18, 2007

RENUNGKANLAH SAUDARAKU….

Diarsipkan di bawah: Me.... — muliaok @ 2:52 pm


Ya Allah ….

Aku hanyalah sebutir pasir di gurun-MU yang luas

Aku hanyalah setetes embun di lautan-MU yang meluap hingga ke seluruh samudra

Aku hanya sepotong rumput di padang-MU yang memenuhi bumi

Aku hanya sebutir kerikil di gunung-MU yang menjulang menyapa langit

Aku hanya seonggok bintang kecil yang redup di samudra langit-Mu yang tanpa batas

Ya Allah …..

Hamba yang hina ini menyadari tiada artinya diri ini di hadapan-MU

Tiada Engkau sedikitpun memerlukan akan kami

tetapi …hamba terus menggantungkan segunung harapan dan keluh kesah pada-MU

Ya Allah …..

Baktiku tiada arti, ibadahku hanya sepercik air

Bagaimana mungkin sepercik air itu dapat memadamkan api neraka-MU

Bagaimana sepercik air bisa membawa kami ke syurga-MU

Betapa sadar diri begitu hina dihadapan-MU

Jangan jadikan hamba hina dihadapan makhluk-MU

Diri yang tangannya banyak maksiat ini

Kaki yang banyak maksiat ini

Mulut yang banyak maksiat ini

Mata yang banyak maksiat ini

Hati yang telah terkotori oleh noda ini

Mungkinkah hamba yang hina ini menatap wajah-Mu Yang Mulia???

Mungkinkah hamba bisa bersama Rasulullah saw yang mulia itu???

Ya Allah ….

Kami semua fakir di hadapan-MU

tapi juga kikir dalam mengabdi kepada-MU

Semua makhluk-MU meminta kepada-MU dan pintaku….

Ampunilah aku dan sudara-saudaraku yang telah memberi arti dalam hidupku

Sukseskanlah mereka mudahkanlah urusannya

Jadikan mereka para pejuang sejati dijalan-MU ini

Ya Allah….

Mungkin tanpa kami sadari, kami pernah melanggar aturan-MU

Kami lalai melaksanakan kewajiban kami

bahkan terlena dan tak mau tahu akan amanah

Yang telah Engkau percayakan kepada kami…Ampunilah kami

Ya Allah….

Rahmatilah kami dan kasihanilah kami yang tidak berdaya ini

Pertemukan kami dalam syurga-MU dalam bingkai kecintaan kepada-MU

Tuhanku….Siangku tak selalu dalam iman yang teguh

Malamku tak senantiasa dibasahi air mata taubat,

Pagiku tak selalu terhias oleh dzikir pada-MU

Begitulah si lemah ini dalam upayanya yang sedikit

Janganlah kau cabut nyawaku dalam keadaan lupa pada-MU

Atau….dalam maksiat kepada-MU

Ya Allah tutuplah hidup kami dengan sebaik-baiknya penutupan

Penutupan yang khusnul khatimah”

No Comments Yet »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com.